Kisah Hidup Seorang Teman

Dia adalah lelaki biasa yang lahir dalam keluarga yang biasa-biasa saja,cenderung lebih pada keluarga kurang mampu. Jakarta,17 agustus 1988 hari rabu pahing pukul sepuluh pagi, bayi hasil pernikahan dari seorang wanita bernama Lastri dan laki-laki bernama Soekatno Al Kateni ini lahir selamat dengan proses persalinan cesar.

Ibunya wanita asli jawa, ibu beliau merantau dari Purwokerto ke Jakarta sejak masih gadis,karena sebelumnya ikut mbah buyut di jawa ketika masa kecilnya.
Ibunya ibunda dia atau lebih tepatnya yaitu Mbah bernama Mbah Sunarti.

Lelaki kelahiran pacitan jawa timur dan tumbuh dilingkungan dengan adat yang ketat,membuat Soekatno Al Kateni tumbuh menjadi lelaki tipikal keras dan mandiri, ya beliaulah sosok ayahanda dari dia.
Beliau dimasa mudanya merantau ke ibu kota Jakarta untuk mencari pekerjaan.

Tepat ditanggal 17 agustus 1988 hari rabu pahing lahirlah seorang bayi laki-laki yang bernama Imam Agus Setiono.
Sejak masih kecil imam kecil hidup bisa dibilang mendapatkan kasih sayang yang melimpah karena orang tua dan mbahnya yang sudah menetap cukup lama di ibu kota sangat menyayangi anak dan cucu pertama mereka.
Tapi itu tidaklah lama, diusianya yang masih belia umur 5 tahun mbah Sunarti memutuskan pulang kampung ke halaman Purwokerto karena konflik keluarga, imam kecil yang sangat dimanja oleh mbahnya pun ingin ikut dengannya ke jawa, hal itu sempat menjadi pertimbangan orangtua imam namun diputuskanlah bahwa imam kecil ikut ke jawa bersama mbah nya.

IMAM MUDA
Tak banyak yang menarik dari imam muda yang untuk diceritakan, pemuda dengan psikologis kurang perhatian dari orangtua kandung sangat penuh emosional,
terlebih lagi ketika Intan Aguatiani adik kandung imam lahir. Rasa disepelekan,dibuang dan tidak dianggap anak pernah menyingkapi didalam hatinya.
Hal itu mempengaruhi ke sisi pendidikan imam, dari ranking sekola yang selalu masuk tiga besar anjlok tajam hingga menjadi murid benggal yang bodoh.
Walaupun sempat bangkit di SMA tepatnya saat kelas dua dan tiga imam berhasil masuk lima besar rangkin paralel sekolah itu berarti selama kelas dua dan tiga SMA imam tidak membayar uang SPP  karena mendapat beasiswa.

IMAM DEWASA
dia menikahi wanita yang sudah dipacarinya selama 8 tahun Olief Rosita.
Seorang wanita berpendidikan S1 yang kini mengajar di TK Aisyiah 9 Puerwokerto itu dikaruniai dua orang anak lucu yang bernama Ghaisan dan Shaquille

PEKERJAAN
Imam setelah lulus SMA, beliau langsung ingin memiliki penghasilan sendiri, dia pernah berkerja disebuah rumah makan beken pada jamannya, dia juga pernah membantu usaha teman dagang makanan dipinggir jalan dan sampai akhirnya merantau ke Jakarta kota kelahiranya.
Di Jakarta imam berkerja menjadi office boy disebuah perusahaan yang bergerak dibidang entertainer event production besar di Bekasi sampai akhirnya dua setengah tahun perusahaan itu mengalami collapes dan imam dibawa bos nya untuk tetap ikut bosnya berkerja, yaitu sebagai penunggu rumah besar dikediaman mertua bos.
Dua tahun merasa jenuh karena hanya menjaga rumah besar imam pun memutuskan untuk pulang kampung ke purwokerto.
Dia mencoba pekerjaan menjadi marketing buku pelajaran sekolah kebeberapa daerah dipulau jawa dan sampai akhirnya beliau berkerja di Sekolah tiga bahasa putera harapan purwokerto.

Terima kasih sudah membaca blog saya tentang biografi dari teman saya imam agus setiono

Comments